Manajer Inter Milan kaget melihat Stadion Gelora Bung Karno
REPUBLIKA.CO.ID, Manajer Inter Milan Andrea Butti terkejut setelah melihat Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang akan dijadikan pertandingan persahabatan Nerazzurri pada 24 dan 26 Mei mendatang.
efek buruk pada makanan siap saji
Pengertian makanan cepat saji
Makanan siap saji yang dimaksud adalah
jenis makanan yang dikemas, mudah
disajikan, praktis, ataudiolah dengan cara sederhana. Makanan tersebut umumnya
diproduksi oleh industri pengolahanpangan dengan teknologi tinggi dan
memberikan berbagai zat aditif untuk mengawetkan dan memberikan cita rasa bagi
produk tersebut. Makanan siap saji biasanya berupa lauk-pauk dalam kemasan, mie
instan, nugget, atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan.
Dampak negatif makanan cepat saji bagi kesehatan
World Health Organization (WHO) dan Food
and Agricultural Organization (FAO)
menyatakan bahwa ancaman potensial dari residu bahan makanan terhadap kesehatan
manusia dibagi dalam 3 katagori yaitu :
·
aspek
toksikologis: katagori residu bahan makanan yang dapat bersifat racun terhadap
organ-organ tubuh,
·
aspek
mikrobiologis: mikroba dalam bahan makanan yang dapat mengganggu keseimbangan
mikroba dalam saluran pencernaan,
·
aspek
imunopatologis,:keberadaan residu yang dapat menurunkan kekebalan tubuh.
Penggunaan
zat aditif yang berlebihan dan dikonsumsi secara terus menerus dapat
menimbulkan dampak negatif yang nyata bagi kesehatan.Dampak negatif zat aditif
yang terkandung dalam makanan cepat saji bisa terjadi sacara langsung maupun
tidak langsung,bisa terjadi dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Dampak
zat aditif yang terkandung dalam makanan cepat saji dapat dilihat di bawah ini:
·
Sulfit menyebabkan
sesak napas, gatal-gatal dan bengkak
·
Zat Warna menimbulkan
alergi,menimbulkan kanker hati,menyebabkan hypertrophy, hyperplasia, carcinomas
kelenjar tiroid.
·
MSG kerusakan
otak,kelainan hati, trauma, hipertensi, stress, demam tinggi, mempercepat proses
penuaan, alergi kulit, mual, muntah, migren, asma, ketidakmampuan belajar, dan depresi.
·
BHT&BHA menyebabkan
kelainan kromosom pada orang yang alergi terhadap aspirin
·
Pemanis menyebabkan
kanker kantong kemih (saccarin),gangguan saraf dan tumor otak
(aspartan),mutagenik.
Selain
itu untuk para perempuan sebaiknya lebih waspada lagi karena fast food dapat
menyebabkan kegemukan dan obesitas. Kandungan lemak yang tinggi dalam makanan
fast food juga dapat merangsang pertumbuhan kanker terutama kanker
payudara.Kandungan kolesterol dan kalori yang cukup tinggi pada makanan cepat
saji merupakan penyebab kegemukan dan berbagai gangguan metabolisme
dan jantung.
Selain
bahaya yang ditimbulkan zat aditif makanan itu,juga yang perlu diwaspadai
adalah bahaya yang terdapat pada kemasan makanan cepat saji.Sampai saat ini
menurut Ketua Federasi Pengemasan Indonesia Hengky Darmawan di Indonesia sistem
pengemasannya baru 10% yang sesuai aturan SNI. Pemilihan jenis kemasan harus
memperhatikan food grade dan food safety (Kompas, 2003).Namun pada kenyataannya
produsen jarang mempertimbangkan hal tersebut.Dibandingkan dengan memperhatikan
unsur kesehatan,produsen memilih kemasan dengan dipengaruhi faktor tampilan
yang menarik,melindungi produk yang dikemas dan pertimbangan ekonomis.
Bahan
yang selama ini digunakan memiliki beberapa dempak negatif bagi
kesehatan,diantaranya:
·
plastik
atau styrofoam (pembungkus mie instant dan nugget) bersifat mutagenik (mengubah
gen) dan karsinogenik,
·
PVC
(polyvinyl clorida untuk pembungkus kembang gula) yang dapat menghambat
produksi hormon testosteron (Atterwill dan Flack, 1992) ,
·
kaleng
(makanan buah, susu, makanan lauk-pauk) disinyalir mengandung timbal (Pb) dan
VCM (Vinyl Chlorid Monomer) yang bersifat karsinogenik yaitu memacu sel kanker
(Media Indonesia, 2003).
Makanan cepat saji sebagai pemicu berbagai penyakit
Makanan
cepat saji yang mungkin sering anda konsumsi ternyata dibalik rasa dan
tampilannya yang menarik justru menyimpan potensi yang membahayakan
tubuh.Zat-zat seperti kolestrol dan lemak jenuh yang terdapat dalam fast food
bisa memicu timbulnya berbagai penyakit.Seperti diuraikan di bawah ini:
Makanan cepat saji memicu diabetes
Beberapa
menu dalam restaurant fast food juga mengandung banyak gula. Gula, terutama
gula buatan, tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit gula
atau diabetes, kerusakan gigi, dan obesitas. Minuman bersoda, cake, dan cookies
mengandung banyak gula dan sangat sedikit vitamin serta mineralnya. Minuman
bersoda mengandung paling banyak gula, sedangkan kebutuhan gula dalam tubuh
tidak boleh lebih dari 4 gram atau satu sendok teh sehari.
Dengan
hanya menikmati masakan cepat saji setidaknya satu kali dalam seminggu
mengakibatkan kenaikan lemak dalam darah dan mengalami peningkatan berat
badan.Dengan bertambahnya berat badan, semakin membuka peluang tubuh Anda
terkena diabetes.John Spertus, Profesor Universitas Missouri, Kansas,
lewat penelitiannya kepada sekitar 3,000 remaja. Menunjukkan semakin sering
orang tersebut mengkomsumsi masakan cepat saji akibatnya bagi tubuh adalah
peningkatan berat badan dan resiko diabetes.
Untuk
pencegahan dan pengobatan diabetes melitus bisa di lihat di obat herbal diabetes melitus.
Makanan cepat saji memicu penyakit jantung
The
American Heart Association menganjurkan agar mengkonsumsi daging tanpa lemak
dan sayuran juga menghindari makanan berlemak jenuh tinggi dan trans fat,
sodium dan kolesterol seperti burger keju dan makanan yang digoreng. Dalam
penelitiannya ini Spertus tidak merancang untuk menunjukkan bahwa penyebab
penyakit jantung adalah sepenuhnya dari mengkonsumsi makanan cepat
saji.Sedangkan menurut the National Institutes of Health lemak jenuh dan
kolesterol di makanan tersebut dapat meningkatkan kolesterol dalam darah dan
meingkatkan kemungkinan dengan permasalahan pada jantung.
Pada
dasarnya, semua kolesterol yang diperlukan oleh tubuh diproduksi oleh hati.
Kelebihan kolesterol yang terdapat di dalam darah datang dari makanan yang
mengandung kolesterol yang kita konsumsi, misalnya daging merah (sapi), jeroan
(hati, otak, limpa), kuning telur, krim dan mentega.
Di
negara yang makmur, rata-rata tingkat kolesterol dalam darah melebihi 200 mg
per dl, sementara tingkat yang ideal adalah kurang atau maksimal 200 mg per dl.
Semakin tinggi kadar kolesterol (hypercholesterolemia), peluang timbulnya
penyakit jantung koroner (coronary heart disease) yang disebabkan timbunan plak
pada pembuluh darah, akan semakin besar.
Untuk
pengobatan penyakit jantung bisa di lihat di obat herbal penyakit jantung
Makanan cepat saji memicu hipertensi
Sodium
yang banyak terdapat dalam makanan cepat saji tidak boleh terlalu banyak dalam
tubuh. Untuk ukuran orang dewasa, sodium yang aman jumlahnya tidak boleh lebih
dari 3300 miligram. Ini sama dengan 1 3/5 sendok teh. Sodium yang banyak
terdapat di fast food, dapat meningkatkan aliran dan tekanan darah sehingga
bisa membuat tekanan darah tinggi.
Untuk
pencegahan dan pengobatan hipertensi bisa dilihat di obat herbal hipertensi
Makanan cepat saji memicu penyakit kanker usus dan
kanker payudara
Satured
fat yang juga banyak terdapat di fast food berbahaya bagi tubuh karena zat
tersebut merangsang organ hati untuk memproduksi banyak kolesterol. Kolesterol
sendiri didapat dengan dua cara, yaitu oleh tubuh itu sendiri dan ada juga yang
berasal dari produk hewani yang kita makan dan dimasak terlalu lama. Kolesterol
banyak terdapat dalam daging, ayam, ikan, telur, mentega, susu, dan keju. Bila
jumlahnya banyak, kolesterol dapat menutup saluran darah dan oksigen yang
seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Tingginya jumlah satured fat dalam
makanan fast food akan menimbulkan kanker, terutama kanker usus dan kanker
payudara. Kanker payudara merupakan pembunuh terbesar setelah kanker usus.
Lemak dari daging, susu, dan produk-produk susu merupakan sumber utama dari
satured fat.
Untuk
pencegahan dan pengobatan kanker usus dan kanker payudara bisa dilihat di obat herbal kanker usus danobat herbal kanker payudara.
Makanan cepat saji memicu maag
Kebiasaan
jajan makanan cepat saji juga memicu penyakit maag. Umumnya makanan cepat saji
(fast food) merupakan makanan yang tinggi karbohidrat dan rendah serat. Bahkan
ada makanan cepat saji yang mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh.
Contohnya, makanan yang digoreng. Selain kandungan minyaknya tinggi, bila tidak
diolah dengan benar -misalnya penggorengan dengan minyak yang sama lebih dari
tiga kali penggorengan- maka akan menimbulkan zat pemicu kanker pada makanan
itu. Apalagi jika pedagangnya menggunakan minyak jelantah yang sebenarnya sudah
tidak boleh lagi dipakai. Selain itu, fast food juga sering mengandung
pengawet, penyedap, pewarna, pengental, dan bahan-bahan kimia tambahan yang
tidak baik bagi sistem pencenaan.
Untuk pencegahan dan pengobatan maag bisa dilihat di obat herbal maag
Makanan cepat saji memicu gagal ginjal
Kegemaran
dan kebiasaan masyarakat mengkonsumsi fast food (makanan cepat saji) juga
menyebabkan semakin tingginya asupan natrium dan garam karena kadar garamnya
mencapai dua kali lipat dari batas normal yang dianjurkan yaitu sebesar <
2,4 gram.Garam tinggi berpengaruh pada orang dengan kondisi ginjal terganggu,
dapat menjadi penyebab gagal ginjal.Selain itu kadar protein yang tinggiiakan
semakin merusak ginjal atau membuat kerja ginjal menjadi semakin berat. Dengan
kata lain menjadi penyebab gagal ginjal.
Untuk
pencegahan dan pengobatan gagal ginjal bisa dilihat di obat herbal gagal ginjal
Upaya Meminimalisasi Dampak Negatif
Untuk
mengurangi dan meminimalisasi dampak negatif zat aditif makanan dapat
diupayakan dengan beberapa cara antara lain :
1. Secara Internal
Mengurangi
konsumsi makanan siap saji, meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan serta
mengonsumsi vitamin. Beberapa vitamin diduga mengandung zat antikarsinogen
diantaranya adalah vitamin A, C, E banyak terdapat dalam sayur dan buah; asam
folat terdapat dalam brokoli, bayam dan asparagus: Betakaroten, vitamin B3
(niasin), vitamin D dalam bentuk aktif (1.25 hidroksi) terdapat pada mentega,
susu, kuning telur, hati, beras dan ikan.
Memberi
pengertian pada keluarga tentang bahaya zat aditif, mengawasi, mengontrol
pemberian dan penggunaan uang jajan dan membiasakan membawa bekal makanan sehat
dari rumah.
2. Secara Eksternal
·
Produsen;
diperlukan kesadaran dan tanggung jawab produsen terhadap penggunaan zat aditif
pada bahan pangan yang diproduksikan, memberikan informasi yang jelas komposisi
makanan termasuk zat aditif yang ditambahkan.
·
Pemerintah;
melakukan pengawasan dan menindak tegas produsen yang melanggar aturan yang
berlaku. Meneruskan kegiatan PMT-AS (Program Makanan Tambahan-Anak Sekolah)
dengan memanfaatkan sumber makanan lokal.
·
Non-pemerintah
(LSM) memfasilitasi terbentuknya kelompok konsumen, mendorong peran serta
masyarakat sebagai pengawas kebijakan publik, mengantisipasi kebijakan global
yang berdampak pada konsumen, melakukan pengawasan dan bertindak sebagai
pembela konsumen.
Selain
cara-cara tersebut di atas,upaya terbaik untuk mengurangi dampak negatif
makanan cepat saji adalah dengan berupaya sebisa mungkin untuk
menjauhinya.Karena meskipun terlihat menarik namun suatu saat justru akan
berbalik membuat anda sakit.Seperti pada uraian sebelumnya bahwa makanan fast
food dapat memicu terjadinya berbagai penyakit,untuk meminimalisir
dampak-dampak negatit fast food sebaiknya anda mengkonsumsi Xamthone plus yang
mampu mengobati berbagai penyakit yang mungkin timbul akibat dipicu oleh
kebiasaan makanan cepat saji.
Makanan siap saji yang dimaksud adalah
jenis makanan yang dikemas, mudah
disajikan, praktis, ataudiolah dengan cara sederhana. Makanan tersebut umumnya
diproduksi oleh industri pengolahanpangan dengan teknologi tinggi dan
memberikan berbagai zat aditif untuk mengawetkan dan memberikan cita rasa bagi
produk tersebut. Makanan siap saji biasanya berupa lauk-pauk dalam kemasan, mie
instan, nugget, atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan.Sinopsis Taiyou
Tersebutlah seorang gadis berumur 16 tahun bernama Kaoru Amane
(diperankan oleh YUI, iya anda benar, si YUI penyanyi pop rock itu
lho). Kaoru adalah seorang gadis penderita penyakit Xeroderma
Pigmentosum (XP), yaitu suatu penyakit yang membuat kulit penderitanya
tidak boleh terkena sinar matahari, dan bila terkena sinar matahari akan
dapat mengakibatkan peradangan kulit dan dapat berakibat fatal bagi
penderitanya. Oleh karena itu, Kaoru hidup dalam kehidupan yang berbeda.
Maksudnya kehidupan yang berbeda adalah, ketika kebanyakan orang
normal beraktifitas di siang hari dan istirahat di malam hari, maka
Kaoru melakukan hal sebaliknya, yaitu dia beraktifitas di malam hari
dan siang hari Kaoru pun istirahat, yah seperti makhluk Noctural lah.
Untunglah Kaoru mau menerima kehidupannya yang berbeda dengan orang
kebanyakan itu, tentunya dengan dukungan sang orang tua. Kaoru
mempunyai aktifitas di malam hari sebagai seniman jalanan, yaitu
menjadi penyanyi jalanan dengan iringan permainan gitar yang dilakukan
Kaoru sendiri (sebagai penyanyi YUI tentunya sangat mudah melakoni
perannya sebagai Kaoru sang penyanyi jalanan yang pintar bermain
gitar). Kaoru mempunyai tempat favorit di sebuah taman di kota dalam
pertunjukkan jalanan malamnya. Dan setiap menjelang pagi, Subuh
maksudnya, Kaoru pun harus segera kembali ke rumah, kalau tidak, sinar
pagi sang surya bisa menjadi pembunuh bagi dirinya.
Nah menjelang
pagi itu, Kaoru sering menyaksikan dari jendela kamar rumahnya yang
bertingkat itu sosok seorang cowok SMU yang selalu menunggu
teman-temannya untuk berangkat sekolah di sebuah halte bis dekat rumah
Kaoru, seperti biasa “witing tresna jalaran soko kulino” alias bibit
suka pada sosok cowok tersebut mulai tumbuh dalam hati Kaoru karena
seringnya dia menyaksikan sosok tersebut menjelang fajar menyingsing.
Hingga suatu malam mereka berdua bertemu muka di halte tersebut. Suit
suit… pucuk dicinta ulam pun tiba bagi Kaoru. Kaoru pun berkenalan
dengan sosok cowok tersebut, yang ternyata bernama Kouji Fujishiro
(diperankan oleh Takashi Tsukamoto), dan ternyata Kouji satu sekolah
dengan sahabat baik Kaoru yaitu Misaki Matsumae (diperankan oleh Airi
Toyama). Dan Kaoru pun menceritakan pada Misaki bahwa dia menyukai
Kouji. Misaki pun pada akhirnya, sebagai sahabat baik, menawarkan untuk
memata-matai Kouji, mengingat Kaoru tak bisa keluar rumah siang hari.
Misaki pun secara sembunyi sembunyi mem-video Kouji selama di sekolah
maupun di kegiatan di luar sekolah, betapa beruntungnya Kaoru mempunyai
sahabat sebaik Misaki. Kaoru pun begitu senang menyaksikan video
rekaman kehidupan Kouji yang diambil secara diam-diam itu. Seiring
berjalannya waktu, mereka berdua suatu saat janjian untuk berkencan,
dengan sepeda motornya Kouji membawa Kaoru ke tempat-tempat yang belum
pernah Kaoru kunjungi sebelumnya, seperti pusat pertokoan dan tempat
hiburan. Kaoru melihat kemeriahan malam hari yang belum pernah ia lihat
sebelumnya. Hingga saking gembiranya Kaoru, ia pun memainkan gitar dan
bernyanyi di tengah keramaian itu, dan tentu saja menarik banyak
perhatian orang-orang yang berlalu lalang, termasuk artis jalanan yang
lain pun akhirnya ikutan nimbrung pentas bersama Kaoru, suatu adegan
yang indah (btw, adegan ini menjadi bagian dari video clip dari lagu
YUI yang berjudul “Skyline”). Kaoru begitu bahagia Kouji membawanya ke
tempat-tempat yang belum pernah itu datangi. Kencan itu berakhir di
tepi pantai, Kouji bercerita kepada Kaoru bahwa hobby dia adalah
surfing di laut. Kaoru yang mendengar itu, mendadak rendah diri, dia
berpikir bahwa cowok yang dia sayangi mempunyai hobby bermain surfing,
tentunya ini adalah kegiatan di siang hari dan di hari yang panas.
Kaoru pun berpikir dalam hati dia tidak akan bisa ikut menikmati hobby
dari cowok yang disukainya. Kaoru pun pergi meninggalkan Kouji tanpa
memberitahukan sebabnya. Kaoru terus berlari berpacu dengan waktu
terbitnya sang fajar, Kouji hanya bisa mengejar tanpa tahu apa-apa
kenapa Kaoru pergi meninggalkannya. Adegan ini cukup seru, mengingat
Kaoru harus berpacu dengan terbitnya sinar matahari. Sayang, ketika
sinar matahari tepat bersinar, Kaoru tepat berapa di pintu masuk
rumahnya, meski berhasil masuk ke dalam rumah, namun Kaoru sempat
terkena sinar matahari, akibatnya Kaoru mengalami peradangan kulit.
Kouji yang sampai detik itu tidak tahu apa-apa, akhirnya mendapat
penjelasan dari Misaki mengenai keadaan Kaoru sebenarnya, Kouji pun
terkejut. Untunglah kedua orang tua Kaoru membawanya ke dokter hingga
penyakit Kaoru tidak menjadi parah. Dari peristiwa itu, Ken Amane, sang
ayah (diperankan oleh Goro Kishitani), dan Yuki Amane, sang ibu
(diperankan oleh Kuniko Asagi), menjadi tahu bahwa sang anak ternyata
sedang jatuh cinta dan mempunyai seorang kekasih. Kemudian sang ayah
mencoba berbicara dengan Kouji menanyakan hubungan mereka, dan
merestuinya, dan mencoba mengatur pertemuan kembali dengan Kaoru, dimana
semenjak peristiwa itu Kaoru mencoba melupakan hubungannya dengan
Kouji. Dan Kouji pun mempunyai kejutan, yaitu ingin mewujudkan impian
Kaoru untuk mengeluarkan debut single Kaoru… dan seiring berjalannya
waktu kesehatan Kaoru makin memburuk.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Apakah yang terjadi dengan Kaoru kemudian? Apakah Kouji berhasil
mewujudkan impian Kaoru, dimana dia harus berpacu dengan kesehatan Kaoru
yang kian menurun… silahkan saksikan film drama “Taiyo no Uta” ini ya,
seperti biasa saya tidak akan membeberkan jalan ceritanya dengan
detail, “No Spoiler” gitu lho…hehehehhe
Film ini, sangatlah menarik,
saya mulanya berpikiran film ini adalah film nangis Bombay, maklum
ceritanya tentang seorang penderita suatu penyakit, biasanya berakhir
sedih, termehek-mehek. Tapi pikiran saya itu gak sepenuhnya betul. Sang
sutradara dengan pintarnya meramu adegan demi adegan tanpa harus
terjebak stereotype film sedih. Justru yang saya rasakan adalah
optimisme dalam diri Kaoru, Kaoru begitu tegar dan “nrimo” istilah
Jawa-nya, ikhlas akan penyakit yang diidapnya. Karenanya saya tidak
meneteskan air mata sedikitpun ketika nonton film ini, mungkin hanya
satu adegan yang membuat saya terharu, yaitu ketika Kaoru mencoba
menikmati hobby Kouji, yaitu menonton Kouji surfing di pantai, tentu
saja Kaoru dalam pakaian khusus, dan ternyata pakaian itu sedikit
bermasalah hingga mengakibatkan Kaoru kepanasan, dan dengan tetap tegar
Kaoru mencoba menahan panas yang ada dan berusaha tersenyum didepan
Kouji, sapa yang gak terharu coba….. Yui bener bener bisa memerankan
sosok Kaoru yang optimis.
Soal musik film, jangan kuatir, anda akan
mendapatkan lagu lagu keren di dalam film ini, mengingat Yui adalah
seorang penyanyi Jepang yang terkenal. Theme song film ini adalah “Good
bye Days”. Dan lagu lain yang muncul dalam film ini adalah “Skyline”
dan “It’s Happy Line”. Semua lagu dinyanyikan sendiri oleh Yui. YUI
gitu lhooooo….
Cerita “Taiyou no Uta” ini juga muncul dalam versi
Dorama (serial televisi) dengan judul yang sama, namun diperankan oleh
Erika Sawajiri, tau kan Erika Sawajiri? Itu lho yang main dorama
termehek-mehek “Ichi RITTORU no Namida” (One Litter of Tears). Nih anak
kayaknya emang specialis peran gadis penyakitan yang bikin
termehek-mehek kali ya? Hehehehehe.. Sedang cerita “Taiyou no Uta” ini
pertama kali muncul dalam bentuk novel karangan Bandou Kenji.
Oh yah,
mengenai penyakit yang diidap Kaoru, yaitu Xeroderma Pigmentosum (XP),
mulanya saya kira ini hanyalah sains-fiksi, ternyata penyakit ini
beneran ada lho. Penderitanya beneran ada. Kemarin saya sempat membaca
sebuah berita tentang penderita penyakit ini di sebuah surat kabar.
Penderita penyakit ini tidak dapat terkena sinar matahari, karena sinar
matahari akan membuat peradangan pada kulit penderita dan bisa menjurus
kepada kematian bila parah.
Karenanya kita wajib bersyukur,
Alhamdulillah, kita yang normal bisa menikmati hangatnya sinar mentari.
Kadang kita mengeluh bila kepanasan karena suhu udara akibat sengatan
sinar matahari. Itu belum seberapa menyiksa bila dibanding penderita XP
ini. Marilah kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Tuhan
berikan kepada kita sekecil apapun, jangan lah kita merasa kekurangan,
sebab masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita… walaupun
nikmat itu berupa hangatnya sinar mentari…
sinopsis SUCKSEED
Salah satu film Thailand yang meramaikan layar Indosiar ini adalah Suck Seed.
Film komedi romantis yang baru beredar pada awal tahun 2011 ini sangat
populer di Thailand, bahkan popularitasnya menjangkau negara-negara
tetangganya, salah satu Indonesia.
Kisah film yang dibintangi
Jirayu La-ongmanee, Patchara Jirathiwat dan Thawat Pornrattanaprasert
ini mengisahkan tentang Ped (Jirayu). Ia bersahabat dengan Koong
(Patchara) sejak masih kecil. Koong punya saudara kembar, Kay yang
sangat populer di kalangan gadis-gadis SMA mereka lantaran mahir bermain
gitar.
Koong tidak mau kalah sehingga mengajak Ped untuk
membentuk sebuah band rock. Teman mereka yang bernama Ex (Thawat) pun
diajak. Sebenarnya tujuan pembentukan band tersebut agar mereka bisa
menarik perhatian para gadis sekolah. Namun sayangnya penampilan mereka
hancur dan musik yang diusung band itu dirasakan aneh bagi para murid
sekolah.
Beruntung keadaan mereka berubah dengan munculnya
seorang gadis murid pindahan dari sekolah lain yang bernama Ern
(Nattasha Nauljam). Gadis cantik itu sangat mahir memainkan senar gitar.
Ternyata Ern tidak lain adalah teman masa kecil Ped di SD yang dulu
diam-diam disukai Ped. Ern bersedia bergabung ke band mereka yang
dinamakan Suck Seed itu.
Kehadiran Ern ini membawa warna baru ke
dalam musik mereka agar bisa lebih diterima para murid SMA mereka.
Namun Ern juga membawa dinamika hubungan antara Ped, Koong dan Ern
sendiri. Ped ingin menyatakan rasa sukanya yang dulu belum sempat
diutarakan kepada Ern, namun masalahnya Koong juga menyukai Ern. Hal itu
membuat Ped bimbang.
Akankah dengan kehadiran Ern, band Suck
Seed ini bisa populer? Siapa yang akan dipilih Ern, Ped atau Koong?
Simak kisah selengkapnya mereka dalam sinema bertajuk Suck Seed
motto
kecurangan yang dilakukanseseorang akan terlihat suatu saat nanti....
OST Suckseed
ah mai praw ..
mai meuan pleng tua pai..
t@e gub chun
pleng nee chang mee kwarm mai..
t@e la sieng took toy kum..
tee kian long pai oh~
jark roy yim kaung tur..
tee hai mah..
mun bung kup pahkk gai..
Hai seu kwarm mai..
pun kum raung tee klaung jaung..
gub kwarm nai jai..
tur roo reu mai tee chun tum dai..
gaw pen praw wah tur tung nun...
Reff:
Gaw pleng pleng ne tee dai fung nun..
chun mai dai tang tur roo mai..
mai bung aht rauk na kon dee..
woh oh~ roo reu plow..
wah krai tee kian pleng nee..
juum ow wai haii dee dee..
Reff 2:
Wah pleng pleng nee tee dai fung nun..
chun mai dai tang tur roo mai..
mai ung aht rauk na koon dee..
woh ohh~ roo reu plow..
wah krai tee kiang pleng..
jum ow wai hai dee dee..
kon nun keu tur..
Tur roo reu mai tee chum tum dai..
gaw pen praw wah tur tung nun..
Reff last :
Gaw pleng pleng nee tee dai fung nun..
chung mai dai *Censored tur roo mai..
mau bung aht raun na kon dee..
woh ohh~ roo reu plow..
wah kraii tee kian pleng nee..
jum ow wai hai dee dee..
Wah pleng pleng nee tee dai fung nun..
chun mai dai tang tur roo mai..
mai bung aht rauk na koon dee..
wooh ohh ~~~ roo reu plow..
wah krai tee kian pleng nee..
jum ow wai hai dee dee..kon nun keu tur...
kata MutiaraKu
SinopsiS I NO STUPID TOO
I Not Stupid Too
| I Not Stupid Too | |
|---|---|
I Not Stupid Too was released in cinemas on 26 January 2006, and earned over S$4 million in total. The film became the second-highest grossing Singaporean film in history, with only Money No Enough grossing more. At the 2006 Hong Kong Film Awards, it was nominated for Best Asian Film, but lost to Riding Alone for Thousands of Miles. Critical reception was also generally positive, although some criticized the movie as overly preachy.
Plot
The plot revolves around the lives of Tom Yeo (Shawn Lee), his younger brother Jerry (Ashley Leong) and their friend Lim Chengcai (Joshua Ang). 15-year-old Tom is technologically inclined and a talented blogger, while 8-year-old Jerry enjoys the performing arts and has the lead role in his school concert. Mr. and Mrs. Yeo's (Jack Neo and Xiang Yun) busy schedules give them little time to spend with their children, leading to a strained relationship. With his mother absent, Chengcai was raised by his ex-convict father (Huang Yiliang), whose fighting skills he inherited.During a school check for mobile phones, Tom is caught with a pornographic VCD. As his teacher confiscates it, Chengcai makes a cheeky remark that provokes the teacher into slapping him, leading to an exchange that escalates into a massive scuffle. The principal decides to expel Chengcai while Tom receives a public caning for his part in the scuffle. Tom and Chengcai join a local street gang; as their initiation, they are forced to shoplift an iPod. However, they are caught by two conmen with connections to the street gang posing as police detectives, who demand that they pay the fine $2000 within two days or be arrested.
While tutoring his sons, Mr. Yeo tells them that people will pay $500 for an hour of his time. Jerry, who wants his parents to come to his school concert, starts saving money and eventually resorts to stealing. After he is caught, his furious father canes him, but calms down when the boy explains that he wanted $500 to "buy" an hour of his father's time. This prompts Mr. and Mrs. Yeo to read Tom's blog and realise how unappreciated and alienated their children feel.
Unable to raise $2000 themselves, Tom and Chengcai rob an old lady of her necklace, but regret their action and try to return it to her. A struggle occurs, and Chengcai bumps into several gangsters, while Tom's mobile phone falls out of his pocket as he is tackled by vicious vigilantes. The phone hits the ground, accidentally calling Mr. Yeo, who is doing a presentation about 3G phones for a contract worth $3 million. He rushes off to the scene and pleads the old lady to give Tom a second chance. When the police arrive, she tells them she made a prank call. Two days later, Mr. Yeo meets the conmen and gives them thousands of dollars of hell money; the conmen are then arrested by real police officers who have been waiting in ambush close by. Having finally understood their children, the Yeo parents watch Jerry's concert, much to his delight.
Later, the gangsters whom Chengcai bumped into earlier beat him up. Mr. Lim, who happens to be nearby, tries to protect his son, but suffers head trauma after being pushed down the stairs. He is taken to a hospital, critically injured. On his deathbed, Mr. Lim tells Chengcai that he loves him and that he should pursue his talent for fighting. Witnessing this scene, the principal is touched and allows Chengcai to return to school. The boy eventually becomes an internationally recognised martial artist.


.jpg)




























